Ditipu dan sudah transfer? Segera hubungi bank Anda dan laporkan ke IASC OJK.Langkah darurat →
IDNSafePusat Edukasi Keamanan Digital Indonesia
HP & Aplikasi

APK Palsu di WhatsApp: Undangan, Resi Kurir, dan Surat Tilang

File berakhiran .apk yang menyamar sebagai undangan pernikahan, foto paket, atau surat tilang adalah salah satu modus pembobolan rekening yang paling sering dilaporkan di Indonesia.

Tim Redaksi IDNSafe · Diperbarui 22 Oktober 2026 · 6 menit baca

Cara kerja modus APK palsu

APK adalah format file pemasang aplikasi Android. Pelaku mengirim file APK yang diberi nama menarik, misalnya Undangan Pernikahan.apk atau Foto Paket.apk. Setelah dipasang, aplikasi tersebut meminta izin membaca SMS dan notifikasi.

Dengan izin itu, pelaku dapat membaca kode OTP yang masuk ke HP Anda dan meneruskannya ke server mereka tanpa Anda sadari. Kombinasi OTP dan data lain yang berhasil dikumpulkan dapat dipakai untuk mengambil alih m-banking, dompet digital, atau akun WhatsApp.

Bentuk-bentuk yang sering dipakai

KedokContoh nama file atau pesan
Undangan pernikahan"Kami mengundang Bapak/Ibu, silakan lihat undangan digital kami"
Resi atau foto paket"Paket Anda sudah sampai, cek foto paket di file berikut"
Surat tilang"Anda terkena tilang elektronik, lihat surat tilang"
TagihanTagihan listrik, BPJS, pajak kendaraan, atau pembaruan data
Lowongan atau dokumen kerja"Formulir lamaran", "Slip gaji", "Surat panggilan"

Tanda bahaya

  • Nama file berakhiran .apk. Undangan, foto, dan surat seharusnya berupa gambar atau PDF, bukan aplikasi.
  • Dikirim oleh nomor tidak dikenal, atau oleh kontak yang tidak biasa mengirim file seperti itu.
  • HP menampilkan peringatan "Instal aplikasi dari sumber tidak dikenal".
  • Aplikasi meminta izin membaca SMS, notifikasi, aksesibilitas, atau menjadi aplikasi SMS default.
  • Setelah dipasang, ikon aplikasi menghilang atau aplikasi tidak menampilkan isi apa pun.

Pencegahan

  • Pasang aplikasi hanya dari Google Play Store atau toko aplikasi resmi.
  • Biarkan pengaturan "Instal aplikasi tidak dikenal" dalam keadaan nonaktif.
  • Aktifkan Google Play Protect.
  • Matikan unduhan media otomatis di WhatsApp agar file tidak tersimpan tanpa sepengetahuan Anda.
  • Bila menerima file dari kontak yang dikenal, konfirmasi dulu lewat telepon.

Terlanjur memasang APK?

  1. Putuskan koneksi internet dengan mengaktifkan mode pesawat agar aplikasi tidak bisa mengirim data.
  2. Hubungi bank dari HP atau telepon lain melalui nomor resmi. Minta pemblokiran m-banking dan kartu sementara.
  3. Hapus aplikasi mencurigakan. Bila tidak bisa dihapus, cabut dulu izin aksesibilitas dan admin perangkat di Setelan.
  4. Ganti password m-banking, email, dan akun penting lain dari perangkat yang bersih.
  5. Pertimbangkan reset pabrik setelah data penting dicadangkan, karena sebagian malware sulit dihapus sepenuhnya.
  6. Laporkan ke IASC OJK bila ada dana yang berpindah, lalu buat laporan polisi.

Pelajari juga jenis program berbahaya lain di panduan Malware.