Ditipu dan sudah transfer? Segera hubungi bank Anda dan laporkan ke IASC OJK.Langkah darurat →
IDNSafePusat Edukasi Keamanan Digital Indonesia

Kamus Keamanan Digital A-Z

Istilah yang sering muncul dalam pemberitaan dan modus penipuan digital, dijelaskan dengan bahasa sederhana.

Adware
Program yang menampilkan iklan berlebihan di perangkat, sering ikut terpasang bersama aplikasi gratis dari sumber tidak resmi. Sebagian mengarahkan pengguna ke situs berbahaya.
Akun klon
Akun media sosial atau chat yang meniru akun asli, memakai foto dan nama yang sama, lalu menghubungi teman korban untuk meminta uang.
Antivirus
Perangkat lunak yang mendeteksi dan menghapus malware. Sistem operasi modern sudah memiliki perlindungan bawaan, seperti Google Play Protect dan Microsoft Defender.
APK
Format file pemasang aplikasi Android. File APK yang dikirim lewat chat dengan kedok undangan, resi, atau tagihan adalah modus pencurian data. Selengkapnya
Aplikasi akses jarak jauh
Aplikasi yang memungkinkan orang lain melihat dan mengendalikan layar perangkat Anda. Sah untuk dukungan teknis, tetapi sering disalahgunakan penipu yang mengaku petugas.
Bot
Program otomatis. Dalam konteks penipuan, bot dipakai untuk mengirim pesan massal atau mengisi kolom komentar dengan testimoni palsu.
Berkas kecil yang disimpan situs di browser untuk mengingat sesi login dan preferensi. Pencurian cookie sesi dapat membuat pelaku masuk ke akun tanpa password.
Data breach (kebocoran data)
Kejadian ketika data pengguna suatu layanan bocor ke pihak tidak berwenang. Data bocor sering dipakai untuk menyusun penipuan yang tampak meyakinkan.
Deepfake
Video, suara, atau gambar palsu yang dibuat dengan kecerdasan buatan hingga tampak seperti orang sungguhan. Dipakai untuk iklan investasi palsu atau meniru suara keluarga.
Domain
Nama alamat sebuah situs, misalnya idnsafe.org. Bagian domain utama adalah yang menentukan pemilik situs. Cara membacanya
Enkripsi
Proses mengacak data agar hanya dapat dibaca pihak yang memiliki kuncinya. HTTPS mengenkripsi koneksi, tetapi tidak menjamin pemilik situs dapat dipercaya.
Firewall
Sistem yang menyaring lalu lintas jaringan masuk dan keluar berdasarkan aturan tertentu, untuk menghalangi akses yang tidak diinginkan.
Homograf
Penggunaan huruf dari aksara lain yang terlihat sama dengan huruf Latin, sehingga alamat palsu tampak identik dengan alamat asli.
HTTPS
Protokol yang mengenkripsi koneksi antara browser dan situs, ditandai ikon gembok. Situs penipuan pun bisa memakai HTTPS.
Investasi bodong
Penawaran investasi tanpa izin yang menjanjikan keuntungan tinggi dan pasti. Selengkapnya
Kata sandi (password)
Kunci rahasia untuk masuk ke akun. Gunakan yang panjang, unik untuk setiap akun penting, dan simpan di pengelola password.
Keylogger
Malware yang merekam setiap ketikan di keyboard, termasuk password dan nomor kartu.
Malware
Istilah umum untuk perangkat lunak jahat: virus, trojan, spyware, ransomware, dan sejenisnya. Selengkapnya
OTP (One-Time Password)
Kode sekali pakai untuk memastikan transaksi atau login dilakukan oleh pemilik akun. Tidak boleh diberikan kepada siapa pun. Selengkapnya
Passkey
Metode login tanpa password yang memakai sidik jari, wajah, atau PIN perangkat. Lebih tahan terhadap phishing karena tidak ada kode yang bisa dicuri lewat halaman palsu.
Pengelola password
Aplikasi yang menyimpan dan membuat password kuat secara aman, sehingga Anda tidak perlu mengingat semuanya.
Pharming
Teknik mengalihkan pengguna ke situs palsu walaupun alamat yang diketik benar, biasanya lewat perangkat atau jaringan yang sudah disusupi.
Phishing
Upaya memancing korban menyerahkan data rahasia melalui pesan dan halaman yang menyamar sebagai pihak tepercaya. Selengkapnya
Pinjol ilegal
Pinjaman online yang tidak berizin dan tidak diawasi otoritas. Selengkapnya
Ponzi (skema)
Skema investasi palsu yang membayar keuntungan anggota lama dari setoran anggota baru. Pasti runtuh ketika anggota baru berhenti bertambah.
Ransomware
Malware yang mengunci atau mengenkripsi file korban, lalu meminta tebusan agar file dapat dibuka kembali.
Rekening penampung
Rekening yang dipakai pelaku untuk menerima dan memindahkan uang hasil penipuan, sering atas nama orang lain yang dibayar atau ditipu.
Smishing
Phishing melalui SMS, misalnya pesan paket tertahan atau perubahan tarif yang memuat link.
Social engineering (rekayasa sosial)
Manipulasi psikologis agar korban melakukan sesuatu atau membocorkan informasi, dengan memanfaatkan rasa takut, panik, percaya, atau serakah.
Spam
Pesan massal yang tidak diminta. Tidak semua spam berbahaya, tetapi banyak penipuan dikirim dalam bentuk spam.
Spoofing
Pemalsuan identitas pengirim, misalnya nama pengirim email, nomor telepon, atau nama pengirim SMS, agar tampak berasal dari pihak resmi.
Spyware
Malware yang diam-diam memata-matai aktivitas pengguna, seperti membaca pesan, merekam lokasi, atau mencuri password.
Trojan
Malware yang menyamar sebagai aplikasi atau file yang berguna, lalu membuka jalan bagi pencurian data atau malware lain.
Typosquatting
Mendaftarkan domain yang mirip domain terkenal dengan selisih satu huruf, untuk menjaring orang yang salah ketik atau tidak teliti membaca.
URL
Alamat lengkap sebuah halaman web, termasuk protokol, domain, dan jalurnya.
Verifikasi dua langkah (2FA)
Lapisan keamanan tambahan yang meminta bukti kedua selain password, seperti kode atau PIN. Di WhatsApp, fitur ini mencegah akun dipindah hanya dengan kode SMS.
Vishing
Phishing melalui telepon, misalnya penelepon yang mengaku petugas bank dan meminta kode OTP.
VPN
Layanan yang mengenkripsi koneksi internet melalui server perantara. Berguna di Wi-Fi publik, tetapi tidak melindungi dari situs penipuan atau malware.